Arsip untuk November, 2009

Posted: November 22, 2009 in Uncategorized

Golongan Alkali dan Alkali Tanah

1) Golongan Alkali

a. Sifat Periodik : – Sulit mengalami reduksi dan mudah

mengalami oksidasi

– Termasuk zat pereduksi kuat (memiliki 1 buah elektron)

Li nomor & jari-jari atom >

Na energi ionisasi <

K titik leleh <

Rb titik didih <

Cs

b. Sifat Fisik : – Semua unsur berwujud padat pada suhu ruangan.

Khusus Sesium (Cs) berwujud cair pada suhu di atas 28°

– Unsur Li, Na, K sangat ringan

– Memiliki warna yang jelas dan khas , seperti :

S Litium (Li) è merah

S Natrium (Na) è kuning

S Kalium (K) è ungu

S Rubidium (Rb) è merah

S Sesium (Cs) è biru

c. Sifat Kimia : – Sangat reaktif

– Dapat membentuk senyawa basa kuat

– Mudah larut dalam air (kelarutannya semakin ke bawah semakin besar)

d. Sifat Logam dan Sifat Basa :

– Dapat bereaksi dengan air membentuk senyawa basa kuat LOH.

– Semakin ke bawah sifatnya semakin kuat

2) Golongan Alkali Tanah

a. Sifat periodik :

– mudah mengalami oksidasi

– termasuk zat pereduksi kuat ( memiliki 2 buah elektron,

– sehingga tidak sekuat golongan alkali)

Be nomor atom dan jari-jari atom >

Mg energi ionisasi <

Ca

Sr

Ba

b. sifat fisik :

– Semua unsurnya berwujud padat pd suhu ruangan

– Kerapatan logam alkali tanah lebih besar, shg logam alkali

Tanah lebih keras

Jika garam dari unsur-unsur logam di bakar, akan memberi warna keras, seperti:

– Kalsium (Ca) : jingga, merah

– Stronsium (Sr) : Merah bata

– Barium (Br) : Hijau

c. Sifat kimia :

– Mudah bereaksi dengan unsur non logam

– Bersifat reaktif

d. sifat logam dan sifat basa alkali tanah :

– Semakin kebawah sifat logam dan sifat basa semakin kuat

Reaksi-reaksi unsur alkali dan alkali tanah

a) Dengan oksigen

  • · Membentuk oksida

4M + O2 ® 2M2O

2L + O2 ® 2LO

(Be dan Mg harus dipanaskan)

  • · Membentuk peroksida

2M + O2 ® M2O2 (dipanaskan dengan udara)

L + O2 ® LO2

(Ba mudah, Sr dengan tekanan tinggi, CaO2 sulit)

Contoh :

4Na + O2 ® 2 Na2O

2Ca + O2 ® 2 CaO

2Mg + O2 ® 2 MgO

(dipanaskan)

2K + O2 ® K2O2 Ba + O2 ® BaO2

b) Dengan Halogen (X2)

S Membentuk halida

2M + X2 ® 2MX L + X2 ® LX2

Contoh

2Na + Cl2 ® 2NaCl Ca + F2 ® CaF2

c) Dengan Belerang

Membentuk sulfida

2M + X2 ® 2MX L + X2 ® LX2

Contoh

2Na + S ® Na2S Mg + S ® MgS

d) Dengan Air

Air tereduksi menjadi H2 dan hasil lainnya adalah basa

M + H2O ® H2 + MOH L + H2O ® H2 + L (OH)2

Contoh

2Na + H2O ® H2 + NaOH

Ca + H2O ® H2 + Ca (OH)2

e) Dengan Hidrogen

Membentuk hidrida, bilangan oksida H = -1

2M + H2 ® 2MH L + H2 ® LH2

Contoh

2K + H2 ® 2KH Mg + H2 ® MgH2

f) Dengan Nitrogen

Membentuk nitrida

6M + N2 ® 2M3N (hanya Li yang bisa)

3L + N2 ® L3N2 (dengan pemanasan)

Contoh

6Li + N2 ® 2Li3N 3 Mg + N2 ® Mg3N2

g) Dengan Asam

Larut dengan cepat menghasilkan gas.

M + 2H+ ® M+ + H2 L + 2H+ ® L2+ + H2

Contoh

2K + 2HCl ® 2 KCl + H2

Mg + 2HCl ® MgCl2 + H2

Kesadahan Air

1) Pengertian

Air Sadah : air yang mengandung kation “alkali tanah” seperti : Mg2+, Ca2+ atau bermuatan 2+, (Fe2+, Mn2+).

2) Penyebab

Karena Kation “Logam multivalen dapat bereaksi dengan sabun membentuk suatu endapan sehingga mengurangi kemampuan sabun. Dan kation ” tersebut dengan adanya anion” yang terlarut dalam air akan menyebabkan terjadinya kerak.

Pasangan Kation “Penyebab kesadahan & Anion” Utama

Kation Penyebab Kesadahan Anion
Ca2+

 

Mg2+

Sr2+

Fe2+

Mn2+

HCO3

 

SO4 2-

Cl

NO3

SiO3 2-

Ciri-ciri air sadah :

– Sabun sukar berbusa

– Terjadinya pembentukan kerak pada ketelkap dan pipa uap pada saat menguapkan air

3) Jenis Kesadahan Air

Kesadahan Sementara (Air sudah bikarbonat)

® Jika mengandung ion bikarbonat (HCO3)

Senyawa Ca(HCO3)2 atau Mg(HCO3)2

® Dapat dihilangkan secara fisika dengan pemanasan sehingga air terbebas dari ion Ca2+ atau Mg2+

Ca(HCO3)2 (aq) dipanaskan CaCO3 (s) + H2O (aq) + CO2 (q)

Kesadahan Tetap (Air sudah non bikarbonat)

® Jika mengandung anion bikarbonat

(dari kation Ca2+ atau Mg2+ ), berupa : Cl, NO3, dan SO42-

® Dapat dihilangkan melalui reaksi kimia dan pereaksi yang digunakan adalah larutan karbonat, yaitu : Na2CO3 (aq)

Atau K2CO3 (aq)

Mg(NO3)2 (aq) + K2CO3 (aq) ® MgCO3 (s) + 2KNO3 (aq)

http://van88.wordpress.com/golongan-alkali-alkali-tanah/

Iklan

Kegunaan Logam Alkali Tanah

Posted: November 22, 2009 in Uncategorized

a.) Berilium

Berilium merupakan logam yang ringan dan keras. oleh karena itu, paduan tembaga dengan berilium digunakan untuk pegas dan klip berilium mempunyai penampang lintang dengan daya absorpsi yang kecil terhadap radiasi sehingga digunakan pada industri tenaga nuklir. berilium transparan terhadap sinar X sehingga digunakan dalam tabung sinar X.

b.) Magnesium

Magnesium digunakan untuk membuat paduan logam (alies) terutama paduan magnesium dengan aluminium. Aliase ini digunauntuk bahan konstruksi pesawat terbang dan mobil karena aliase ini kuat,ringan,tahankorosi,serta tahan asam dan basa.

c.) Kalsium

Senyawa kalsium seperti kapur dan batu kapur banyak digunakan sebagai bahan bangunan, seperti pada semen yang dibuat dengan memanaskan campuran kapur, pasir, dan tanah liatuntuk membentuk kalsium silikat, kapur juga digunakan untuk membuat karbid. karbid digunakan untuk menghasilkan gas esetilena. Gas esetilena bermanfaat untuk mempercepat pematangan buah

* Kegunaan lain kapur adalah

mengatur keasaman pada industri kertas, makanan dan gula, mengurangi keasaman pada industri pertanian, menghilangkan SO2 dan H2S darui cerobong pabrik terutama industri metaturgi dan pembangkit listrik yang menggunakan bahan bakar fosil

senyawa kalsium lain yang memiliki banyak kegunaan adalah Ca(OH)2 kalsium hidroksida kegunaan senyawa ini adalah untuk menghilangkan kesadahan air( Proses Clare )

d.) Kegunaan alkali tanah lainnya

Stronsium (Sr) digunakan untuk membuat kembang api aliase Ba-N1 digunakan untuk tabung vakum.

Posted: November 1, 2009 in Uncategorized

1. Pengertian Korosi

Korosi adalah reaksi redoks antara suatu logam dengan berbagai zat di lingkungannya yang menghasilkan senyawa-senyawa yang tak dikehendaki. Dalam bahasa sehari-hari, korosi disebut perkaratan. Contoh korosi yang paling lazim adalah perkaratan besi.Pada peristiwa korosi, logam mengalami oksidasi, sedangkan oksigen (udara) mengalami reduksi. Karat logam umumnya adalah berupa oksida dan karbonat. Rumus kimia karat besi adalah Fe2O3. xH2O, suatu zat padat yang berwarna coklat-merah.
Korosi merupakan proses elektrokimia. Pada korosi besi, bagian tertentu dari besi itu berlaku sebagai anode, di mana besi mengalami oksidasi.
Fe(s) ↔ Fe2+(aq) + 2e Eº = +0.44 V
Elektron yang dibebaskan di anode mengalir ke bagian lain besi itu yang bertindak sebagai katode, di mana oksigen tereduksi.
O2(g) + 2H2O(l) + 4e ↔ 4OH-(aq) Eº = +0.40 V
atau
O2(g) + 4H+(aq) + 4e ↔ 2H2O(l) Eº = +1.23 V
Ion besi(II) yang terbentuk pada anode selanjutnya teroksidasi membentuk ion besi(III) yang kemudian membentuk senyawa oksida terhidrasi, Fe2O3. xH2O, yaitu karat besi. Mengenai bagian mana dari besi itu yang bertindak sebagai anode dan bagian mana yang bertindak sebagai katode, bergantung pada berbagai faktor, misalnya zat pengotor, atau perbedaan rapatan logam itu

2. Faktor-faktor yang Menyebabkan Korosi Besi
Korosi besi memerlukan oksigen dan air.

3.Pengaruh Logam Lain terhadap Korosi Besi
Dari kehidupan sehari-hari kita ketahui bahwa besi yang dilapisi dengan zink “tahan karat”, sedangkan besi yang kontak dengan tembaga berkarat lebih cepat.

4.Cara-cara Pencegahan Korosi Besi
Besi adalah logam yang paling banyak dan paling beragam penggunaannya. Hal ini terjadi karena beberapa hal, diantaranya:
Kelimpahan besi di kulit bumi cukup besar,
Pengolahan relatif mudah dan murah, dan
Besi mempunyai sifat-sifat yang menguntungkan dan mudah dimodifikasi
Salah satu kelemahan besi adalah mudah mengalami korosi. Korosi menimbulkan banyak kerugian karena mengurangi umur pakai berbagai barang atau bangunan yang menggunakan besi atau baja. Sebenarnya korosi dapat dicegah dengan mengubah besi menjadi baja tahan karat (stainless steel), akan tetapi proses ini terlalu mahal untuk kebanyakan penggunaan besi.
Cara-cara pencegahan korosi besi, yaitu :
1. Pengecetan. Jembatan, pagar dan railing biasanya dicat. Cat menghindarkan kontak dengan udara dan air. Cat yang mengandung timbel dan zink (seng) akan lebih baik, karena keduanya melindungi besi terhadap korosi.
2. Pelumuran dengan Oli atau Gemuk. Cara ini diterapkan untuk berbagai perkakas dan mesin. Oli dan gemuk mencegah kontak dengan air.
3. Pembalutan dengan Plastik. Berbagai macam barang, misalnya rak piring dan keranjang sepeda dibalut dengan plastik. Plastik mencegah kontak dengan udara dan air.
4. Tin Plating (pelapisan dengan timah). Kaleng-kaleng kemasan terbuat dari besi yang dilapisi dengan timah. Pelapisan dilakukan secara elektrolisis, yang disebut tin plating. Timah tergolong logam yang tahan karat. Akan tetapi, lapisan timah hanya melindungi besi selama lapisan itu utuh (tanpa cacat). Apabila lapisan timah ada yang rusak, misalnya tergores, maka timah justru mendorong/mempercepat korosi besi. Hal itu terjadi karena potensial reduksi besi lebih negatif daripada timah (Eº Fe = -0,44 volt; Eº Sn = -0,44 volt). Oleh karena itu, besi yang dilapisi dengan timah akan membentuk suatu sel elektrokimia dengan besi sebagai anode. Dengan demikian, timah mendorong korosi besi. Akan tetapi hal ini justru yang diharapkan, sehingga kaleng-kaleng bekas cepat hancur.
5. Galvanisasi (pelapisan dengan zink). Pipa besi, tiang telpon dan berbagai barang lain dilapisi dengan zink. Berbeda dengan timah, zink dapat melindungi besi dari korosi sekalipun lapisannya tidak utuh. Hal ini terjadi karena suatu mekanisme yang disebut perlindungan katode. Oleh karena potensial reduksi besi lebih positif daripada zink, maka besi yang kontak dengan zink akan membentuk sel elektrokimia dengan besi sebagai katode. Dengan demikian besi terlindungi dan zink yang mengalami oksidasi. Badan mobil-mobil baru pada umumnya telah digalvanisasi, sehingga tahan karat.
6. Chromium Plating (pelapisan dengan kromium). Besi atau baja juga dapat dilapisi dengan kromium untuk memberi lapisan pelindung yang mengkilap, misalnya untuk bumper mobil. Chromium plating juga dilakukan dengan elektrolisis. Sama seperti zink, kromium dapat memberi perlindungan sekalipun lapisan kromium itu ada yang rusak.
7. Sacrificial Protection (pengorbanan anode). Magnesium adalah logam yang jauh lebih aktif (berarti lebih mudah berkarat) daripada besi. Jika logam magnesium itu akan berkarat tetapi besi tidak. Cara ini digunakan untuk melindungi pipa baja yang ditanam dalam tanah atau badan kapal laut. Secara periodik, batang magnesium harus diganti.

5.Korosi Aluminium
Aluminium, zink, dan juga kromium, merupakan logam yang lebih aktif daripada besi. Jika demikian, mengapa logam-logam ini lebih awet? Sebenarnya, aluminium berkarat dengan cepat membentuk oksida aluminium (Al2O3). Akan tetapi, perkaratan segera terhenti setelah lapisan tipis oksida terbentuk. Lapisan itu melekat kuat pada permukaan logam, sehingga melindungi logam di bawahnya terhadap perkaratan berlanjut.
Lapisan oksida pada permukaan aluminium dapat dibuat lebih tebal melalui elektrolisis, proses yang disebut anodizing. Aluminium yang telah mengalami anodizing digunakan untuk membuat panci dan berbagai perkakas dapur, bingkai, kerangka bangunan (panel dinding), serta kusen pintu dan jendela. Lapisan oksida aluminium lebih mudah dicat dan member warna yang lebih terang.

oleh: NUGIE91@YAHOO.COM